Friday, 15 March 2013



           Model Kooperatif Tipe TTW(Think-Talk-Write)
TTW (Think-Talk-Write) merupakan salah satu model pembelajaran yang memberikan kebebasan siswa dalam mengutarakan ide-ide mereka kepada teman-temannya karena biasanya siswa lebih terbuka sama temannya. model TTW memberikan peluang  kepada  siswa  berpikir melalui  bahan  bacaan  matematika yang  selanjutnya  mengkomunikasi-kan  hasil  bacaannya  dengan presentasi dan diskusi (Hadi,2008). Belajar dalam kelompok kecil dengan model TTW memberikan kesempatan kepada siswa untuk memulai belajar dengan memahami permasalahan terlebih dahulu, kemudian terlibat secara aktif dalam diskusi kelompok, dan akhirnya menuliskan dengan bahasa sendiri hasil belajar yang diperolehnya (Ansari,2004).
Dalam model pembelajaran TTW terdapat 3 fase utama yaitu fase Think, fase Talk dan fase Write.
Fase think (berfikir) adalah teknik pemanfaatan keseluruhan otak dengan  menggunakan citra visual dan prasarana grafis lainnya untuk  membentuk kesan. Fase think merupakan salah satu bentuk belajar aktif karena dalam berfikir, otak seringkali mengingat informasi dalam bentuk gambar, simbol, suara, bentuk-bentuk dan  perasaan. Dalam berfikir menggunakan pengingat-pengingat visual  dan sensorik ini dalam suatu pola dari ide-ide yang berkaitan. Seperti  peta jalan yang digunakan untuk  belajar, mengorganisasikan dan  merencanakan. Cara berfikir ini dapat membangkitkan ide-ide baru, asli dan memicu ingatan yang mudah.
Fase Talk dapat digunakan dalam segala macam situasi belajar, namun tidak merupakan satu-satunya alat. Talk dilakukan dengan diskusi. Diskusi dapat menguntungkan pendengar yang baik, karena dapat memberi wawasan baru baginya. Menurut Baroody (Hidayat,2008) ada beberapa kelebihan dari diskusi kelas, yaitu (a) dapat mempercepat pemahaman materi pembelajaran dan kemahiran menggunakan strategi, (b) Membantu siswa mengkonstruksi matematika, (c) memberi informasi bahwa para ahli matematika biasanya tidak memecahkan masalah sendiri-sendiri, tetapi membangun ide bersama pakar lainnya dalam satu tim, dan membantu siswa menganalisis dan memecahkan masalah secara bijaksana.
Fase Write (menulis) adalah aktivitas seluruh otak yang menggunakan belahan otak kanan (emosional) dan belahan otak kiri (logika). Dalam fase write, siswa dilatih untuk dapat menuangkan hasil pengalaman belajarnya dengan cara menuliskan penyelesaian masalah sesuai dengan pemahaman yang mereka terima. Aktivitas write akan membantu siswa dalam membuat  kesimpulan. Sedangkan bagi guru untuk melihat bagaimana langkah menyelesaikan soal matematika dan menyimpulkan solusi jawabannya. 
Menurut Purnamasari (2009), pembelajaran degan model pembelajaran TTW dilaksanakan dengan cara guru membagikan LKS dan meminta siswa untuk membaca, memikirkan masalah (think) yang ada dalam LKS tersebut, memberikan dan menanggapi pendapat dalam diskusi kelompok (talk), selanjutnya menuliskan hasil (write) dari siswa berpikir dan berdiskusi kelompok atau kiata kenal dengan presentasi.

No comments:

Post a Comment

Kumpulan Materi UTBK

  NO Rangkuman Materi File 1 Transformasi Download 2 Suku Banyak Download 3 lrisan Kerucut: Hiperbola Download 4 lrisan Kerucut: Elips Downl...